Pangauban Paradiso Land

Lingkungan biasanya adalah salah satu faktor penting dalam memilih tempat hunian. Lingkungan yang nyaman, islami, dan jauh dari kebisingan bisa menjadi salah satu alasan Anda mencari hunian.

Bisa jadi PANGAUBAN PARADISO LAND yang Anda cari. Perumahan Syariah di Bandung Barat, di kawasan Batujajar. Hunian dengan konsep islami dengan ketenangan ditengah kawasan asri waduk saguling. Tepat sekali untuk Anda yang ingin menikmati masa pensiun.

UNIT TERBATAS
Hanya ada 20 unit dengan tipe 36/72 dengan skema pembayaran syariah, bisa dicicil dengan TANPA RIBA, TANPA DENDA, TANPA SITA, TANPA PENALTY, dan TANPA BI CHECKING

KESEMPATAN TERBATAS !!

Mari Konsultasikan dengan kami

InsyaAllah dibantu sampai akad

*******************************************

___________________________

Silahkan klik jika berminat Listing Kami

Perumahan-Syariah

Mau membantu Memasarkan ( Freelance Marketing )

Freelance-Marketing

Royal Orchid Premiere

royal orchid premiere awiligar dago

 

SELAMATKAN KELUARGA KITA
DARI BAHAYA LINGKUNGAN PERUMAHAN YANG TIDAK ISLAMI

Lingkungan merupakan salah satu faktor penting untuk tumbuh kembang putra putri kita, Karena dengan lingkungan yang tidak terjaga, pergaulan putra dan putri kita akan mudah dikotori oleh pergaulan bebas ala barat, yang pada akhirnya akan merugikan kita sendiri.

Memiliki hunian dalam lingkungan perumahan yang Islami, menjadi solusi ditengah maraknya pergaulan bebas yang terjadi saat ini.

Karena itu, dengan Anda membaca tulisan ini, Kami akan membantu Anda untuk mendapatkan hunian yang Sesuai dengan Syariat Islam, baik dari cara untuk memilikinya sampai dengan konsep lingkungan yang dibangun.

 

SEGERA HADIR PERUMAHAN ISLAMI
DI LIGAR RAYA (DAGO) BANDUNG UTARA

Mengapa Anda Harus Memiliki Hunian ini?

#LokasiStrategis

#KonsepSyariah

#TanpaDenda

#TanpaSita

#TanpaBunga/Riba

#TanpaAkadBermasalah

#1gatesystem

site plan royal orchid premiere

 

– Lingkungan Islami Untuk Keluarga Tercinta

– Rumah Dengan Teknologi Tahan

– Dekat dengan pusat pendidikan

– Lingkungan Sejuk khas Bandung

– Dekat dengan Wahana wisata

 

Type 97/ 150 = 15 unit

Type 83 / 120 = 34 unit

lokasi royal orchid premiere awiligar dago

 

Lokasi: jalan ligar raya, kel.cibeunying, kec.cimenyan kab. Bandung

KESEMPATAN INI TERBATAS

SELAMATKAN KELUARGA KITA
UNTUK TINGGAL DI HUNIAN YANG BISA MEMBAWA KITA KE SYURGA

Karena Keluarga Adalah Aset yang Paling

NB:
-​Unit Terbatas
-​Hubungi Marketing Kami SEGERA

Mari Konsultasikan dengan kami

InsyaAllah dibantu sampai akad

___________________________

Silahkan klik jika berminat Listing Kami

Perumahan-Syariah

Mau membantu Memasarkan ( Freelance Marketing )

Freelance-Marketing

| kpr syariah | perumahan syariah | rumah syariah | konsultan kpr syariah | simulasi kpr syariah | marketing perumahan syariah | agen perumahan syariah | perumahan syariah bandung | perumahan syariah bandung timur | perumahan syariah bandung selatan | perumahan syariah bandung barat | perumahan syariah bandung utara | perumahan syariah cimahi |

Firdausy City Light

Alhamdulillah Tahap 1 sudah habis

Mau tahap ke 2?

Mau merasakan sensasi “RUMAH RASA VILLA”? Dengan udara sejuk dan View kota Bandung?

Mari berkenalan dengan FIRDAUSY CITY LIGHT,
TINGGAL 10 UNIT LAGI, perumahan yg berlokasi di KAWASAN BANDUNG TIMUR ujung berung, DEKAT dengan Alun-alun Ujungberung dan pusat perbelanjaan.

Bisa dicicil dengan SKEMA SYARIAH
TanpaRiba TanpaBunga TanpaDenda TanpaSita TanpaBIchecking TanpaAkadBathil

 

Tersedia 2 type

Type 45

Type 54

Value lokasi

1. Udara sejuk

2. Konsep green living

3. 2 menit ke Pesantren Nuruzzaman

4. 2 menit ke pesantren Daarul Quran

5. 8 menit ke Alun-alun Ujungberung

6. 10 menit ke TRANSMART Carrefour

7. 10 menit ke BORMA

8. 10 menit ke RSUD Ujungberung

9. Banyak akses jalan

10. Udara sejuk view kota Bandung

Mari Konsultasikan dengan kami

InsyaAllah dibantu sampai akad

*******************************************

___________________________

Silahkan klik jika berminat Listing Kami

Perumahan-Syariah

Mau membantu Memasarkan ( Freelance Marketing )

Freelance-Marketing

Derita RIBA Tak Pernah Berakhir

Bismillah. Saya ingin menceritakan pengalaman orang tua kami. Mungkin cerita seperti ini sudah banyak, tetapi semoga bisa menjadi hikmah, khususnya buat kami sendiri.

Orang tua kami mulai hutang bank segera setelah menikah. Awalnya pinjam uang di bank untuk membeli angkot yang dipakai untuk mencari nafkah. Awalnya lancar-lancar saja. Bahkan bank-pun semakin merayu bapak kami untuk meminjam uang lebih banyak lagi. Waktu itu sekitar awal 90-an. Sepeda motor adalah hal yang mewah, jadi angkot adalah alat transportasi umum yang menjadi favorit saat itu.

Dengan alasan untuk mengembangkan bisnis, orang tua kami pun menambah pinjaman utang ke bank. Bisnis yang awalnya terlihat cemerlang, suatu ketika habis tanpa bekas. Seperti kata pepatah Uang jin dimakan setan. Bisnis yang dimulai dengan cara yang haram, berarkhirnya pun “tragis”. Semua barang yang dia punya ludes, tetapi alhamdulillah rumah tetap bisa dipertahankan. Bapak pun kehilangan mata pencahariannya. Akhirnya ibu lah yang menjadi tulang punggung keluarga.

Bapak kami memulai lagi bisnis dari bawah, yaitu antar jemput karyawan pabrik dengan mobil sewaan. Alhamdulillah bisnis itu lancar. Sampai suatu ketika ada tetangga yang menjual sawahnya. Alhamdulillah waktu itu bisa beli tanpa riba, walaupun harus menjual semua yang ada, perhiasan ibu, sepeda motor satu-satunya, tapi tak mengapa. Subhanallah, setan pun mulai membisikkan lagi. Bapak tergoda lagi untuk pinjam ke bank, dan wallahu `alam, pihak bank tau saja kalau ada orang yang sedang membutuhkan.

Karena waktu itu pihak bank sendiri yang datang “merayu” orang tua kami dengan segala “bussiness plan”-nya. Akhirnya mulai lagi orang tua kami pinjam uang ke bank, dan jumlahnya semakin banyak, dengan alasan properti yang dia punya nilainya lebih besar dari jumlah pinjaman. Qadarullah, bisnis tanah tidak lancar. Orang tua kami dikejar-kejar bank. Bahkan ada rentenir yang berkedok KBPR menawarkan “bantuan” kepada orang tua kami, yang setelah dihitung2 bunganya yang mereka berikan lebih dari 100%.

Mungkin banyak orang yang berpikiran, “*Kalau tidak hutang, bisa dapat modal dari mana?*”. Apakah meraka lupa tentang firman ALLAH ta`ala yang berbunyi :

“*Semua yang ada di langit di bumi selalu meminta kepada-Nya, setiap hari Dia (memenuhi) semua kebutuhan (makhluk-Nya)*” (QS ar-Rahmaan:29).

Ada juga yang berpikir, “*Kalau tidak hutang, tidak bisa menabung*.” Padahal tabungan yang paling kekal adalah tabungan di akhirat yang tentu saja harta yang ditabungkan untuk diakhirat haruslah harta yang bersih.

“Sesungguhnya Allah itu Maha baik dan tidak menerima, kecuali sesuatu yang baik. Dan sesungguhnya Allah telah memerintahkan kaum Mukminin dengan perintah yang Allah gunakan untuk memerintahkan para rasul. Maka Allah berfirman,”Wahai para rasul, makanlah segala sesuatu yang baik dan beramal shalihlah (Al Mukminun : 41).”

Sampai saat ini kami sekeluarga bergotong royong untuk membebaskan orang tua kami dari jeratan riba. Qadarullah wa masyaa a fa`ala, ibu kami sakit-sakitan. Wallahu `alam, mungkin waktu mudanya tenaganya diforsir untuk melunasi hutang-hutang mereka sejak 30 tahun yang lalu, jadi sekarang beliau terlihat capek sekali.

Semoga kita semua terhindar dari jeratan riba. Karena tidak ada sedikitpun kebaikan di dalamnya. Wallahul musta`an.

Source : RIBA crisis centre

 

*******************************************

___________________________

Mau membantu Memasarkan ( Freelance Marketing )

Freelance-Marketing

Riba, Sekejam Memperkosa Ibu Kandung

Sobat! kejahatan antara sesama manusia memang beraneka ragam, terlebih di zaman seperti saat ini. Nilai nilai agama telah luntur dan hawa nafsu terus diumbar seluas luasnya.

Begitu merajalelanya kejahatan dan kemaksiatan sampai sampai dianggap biasa alias wajar oleh masyarakat. Terutama bila mengetahui bahwa pelaku kejahatan adalah seorang yang dikenal sebagai penjahat, apalagi penjahat berdarah dingin.

Namun demikian sangat menyakitkan bila ternyata pelaku kejahatan tersebut adalah orang yang selama ini anda kenal sebagai orang baik, rajin ibadah, penampilannya santun dan bahkan agamis.

Saudaraku! Tahukah anda bahwa diantara kejahatan yang barang kali tidak anda sadari dan banyak dari orang orang yang nampaknya baik, bahkan agamis ialah kejahatan memakan riba?

Tahukah anda, seberapa berat kejahatan pemakan riba? temukan jawabannya pada sabda Nabi shallallahu alaihi wa sallam berikut:

الرِّبا ثلاثةٌ وسبعون بابًا ، أيسرُها مثلُ أن ينكِحَ الرَّجلُ أمَّه

Riba itu ada tujuh puluh tiga model (pintu) dan dosa model riba yang paling ringan bagaikan dosa orang yang memperkosa ibu kandungnya sendiri” (HR. Al Hakim, Ibnu Majah, dll, dishahihkan Al Albani dalam Shahihul Jami’, 3539)

Sobat! Setelah mengetahui beratnya dosa riba, Masihkah anda dapat merasa tenang menikmati atau memungut riba walaupun dengan sebutan “bunga” ?

Masihkah anda merasa aman dengan menyimpan riba di rumah atau di brangkas atau di rekening anda.

Penulis : Ustadz Dr. Muhammad Arifin Baderi, Lc., MA.

Source : muslim.or.id

 

*******************************************

___________________________

Mau membantu Memasarkan ( Freelance Marketing )

Freelance-Marketing

Gathering FIRDAUSY AHLA RESIDENCE – RUMAH BANDUNG SELATAN

KPR Syariah – Bandung Selatan
 
#TanpaBiChecking #TanpaBunga #TanpaDenda #TanpaSita #TanpaAkadBermasalah #TanpaRiba
 
Perumahan FIRDAUSY AHLA RESIDENCE (FAR)
di Katapang Soreang Kab.Bandung
konsep kepemilikan rumah yang sesuai dengan Syariat Islam
 
TIPE RUMAH :
Tipe 30/60 | Tipe 39/60 |
Tipe 45/72 | Tipe 54/90 |
Ruko
 
Harga mulai dari 250 juta-an
Pembelian bisa dicicil dengan Skema pembayaran yang mudah (DP bisa dicicil)
 
Dengan Fasilitas:
– Lingkungan Islami
– Kolam renang syariah
– Area Memanah & Berkuda
– Rumah Sehat
– Masjid
– Pesantren/Sekolah Islam dengan kurikulum Tahfidz Qur’an
– Jogging Track
– Taman Bermain
 
In syaa ALLAH akan mengadakan acara
CUSTOMER GATHERING :
 
Ahad, 24 SEPTEMBER 2017
Jam : 7.30 – Selesai
Sutan Raja Hotel and Convention Centre
Jl. Raya Soreang KM.17 No.10, Cingcin, Soreang, Bandung, Jawa Barat
https://goo.gl/maps/cmUWgBUcDk32
 
TIKET NUP: 150rb
BENEFIT:
• Materi Keunikan Properti Syariah
• Product Knowledge
• Lunch (buat 2 orang)
• Goodie Bag
• Survey Bersama
• NUP (Nomor Urut Pemesanan)

 

*******************************************

bisa di klik jika minat listing kami

————————————————————————————

Mau menjadi Agen exclusive Safpro Syariah?
silahkan klik

Riba Biang Keladi Kemacetan

Tahu tidak, biang keladi kemacetan di kota-kota besar di tanah air adalah riba. Kenapa bisa?

Bisa saja. Karena sekarang kredit leasing semakin merajalela. Jika kredit semakin dipermudah, berarti kendaraan bermotor semakin banyak di jalan-jalan. Kita lihat sendiri bagaimana jumlah motor dan mobil yang semakin meningkat belakangan ini. Bisa terjadikan peningkatan yang sangat dahsyat dikarenakan kredit semakin dipermudah. Coba bayangkan dengan uang satu juta, seseorang sudah bisa bawa pulang motor. Dengan DP 25 juta-an, mobil Avanza sudah bisa di tangan.

Itu semua yang mengakibatkan kemacetan. Jadi biang keladi sebenarnya adalah pada kredit leasing. Leasing saat inilah yang tak lepas dari riba.

Leasing yang Tak Lepas dari Riba
Pembelian mobil atau motor melalui jasa leasing atau jasa bank, mungkin jika kita saksikan seperti terjadi jual beli. Padahal kenyataannya yang terjadi adalah utang piutang.

Buktinya apa?

Yang sebenarnya terjadi adalah customer memesan kendaraan pada dealer dengan cara pembayaran tertunda. Karena pembayaran demikian, maka pihak dealer yang tidak ingin uang berputar lama bekerja sama dengan pihak leasing. Pembayaran secara cash dilakukan oleh pihak leasing pada dealer. Selanjutnya pelunasan pembayaran dari customer diteruskan pada pihak leasing.

Hakekat transaksi yang terjadi antara leasing dan konsumen bukanlah jual beli. Namun pihak leasing mengutangkan lantas mengambil untung dari utang piutang tersebut. Padahal para ulama telah sepakati bahwa setiap utang piutang yang di dalamnya ditarik keuntungan atau manfaat, maka itu adalah riba.

Misalnya ingin mendapatkan motor vario 17 juta rupiah secara cash. Namun cicilan lewat leasing atau bank menjadi 22 juta rupiah. Hakekat yang terjadi adalah 17 juta rupiah dipinjamkan dari pihak leasing atau bank dan 22 juta rupiah itulah total cicilannya. Keuntungan tersebutlah yang disebut riba.

Ibnu Qudamah rahimahullah berkata,

وَكُلُّ قَرْضٍ شَرَطَ فِيهِ أَنْ يَزِيدَهُ ، فَهُوَ حَرَامٌ ، بِغَيْرِ خِلَافٍ

“Setiap utang yang dipersyaratkan ada tambahan, maka itu adalah haram. Hal ini tanpa diperselisihkan oleh para ulama.” (Al Mughni, 6: 436)

Kenapa tidak bisa dikatakan jual beli?

Karena pihak leasing tidak memiliki kendaraan. Yang memiliki barang adalah pihak dealer yang langsung dijual pada pihak konsumen. Kalau dikatakan pihak leasing yang menjual tidaklah benar karena kendaraan tersebut tidak berpindah tangan pada pihak leasing. Pihak leasing pun bisa melanggar hadits berikut.

Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنِ ابْتَاعَ طَعَامًا فَلاَ يَبِعْهُ حَتَّى يَسْتَوْفِيَهُ

“Barangsiapa yang membeli bahan makanan, maka janganlah ia menjualnya kembali hingga ia selesai menerimanya.” Ibnu ‘Abbas mengatakan, “Aku berpendapat bahwa segala sesuatu hukumnya sama dengan bahan makanan.” (HR. Bukhari no. 2136 dan Muslim no. 1525)

Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma berkata,

كُنَّا فِى زَمَانِ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- نَبْتَاعُ الطَّعَامَ فَيَبْعَثُ عَلَيْنَا مَنْ يَأْمُرُنَا بِانْتِقَالِهِ مِنَ الْمَكَانِ الَّذِى ابْتَعْنَاهُ فِيهِ إِلَى مَكَانٍ سِوَاهُ قَبْلَ أَنْ نَبِيعَهُ.

“Kami dahulu di zaman Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membeli bahan makanan. Lalu seseorang diutus pada kami. Dia disuruh untuk memerintahkan kami agar memindahkan bahan makanan yang sudah dibeli tadi ke tempat yang lain, sebelum kami menjualnya kembali.” (HR. Muslim no. 1527)

Riba Hanya Mengundang Murka Allah
Bukan hanya dampak dari menyebarnya kredit leasing yang dihukumi riba ini pada kemacetan jalan. Namun lebih daripada itu, tersebarnya riba semakin mengundang murka Allah.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا ظَهَرَ الزِّناَ وَالرِّبَا فِي قَرْيَةٍ فَقَدْ أَحَلُّوْا بِأَنْفُسِهِمْ عَذَابَ اللهِ

“Apabila telah marak perzinaan dan praktek ribawi di suatu negeri, maka sungguh penduduk negeri tersebut telah menghalalkan diri mereka untuk diadzab oleh Allah.” (HR. Al Hakim. Beliau mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan lighoirihi)

Semoga Allah senantiasa mengaruniakan kita dengan yang halal dan menjauhkan kita dari yang haram.

اللَّهُمَّ اكْفِنِى بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِى بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

Allahumak-finii bi halaalika ‘an haroomik, wa agh-niniy bi fadhlika ‘amman siwaak

[Ya Allah cukupkanlah aku dengan yang halal dan jauhkanlah aku dari yang haram, dan cukupkanlah aku dengan karunia-Mu dari bergantung pada selain-Mu] (HR. Tirmidzi no. 3563, hasan kata Syaikh Al Albani)

Hanya Allah yang memberi taufik dan hidayah.

Penulis : Muhammad Abduh Tuasikal

Source : muslim.or.id

 

___________________________

Mau membantu Memasarkan ( Freelance Marketing )

Freelance-Marketing

| kpr syariah | perumahan syariah | rumah syariah | konsultan kpr syariah | simulasi kpr syariah | marketing perumahan syariah | agen perumahan syariah | perumahan syariah bandung | perumahan syariah bandung timur | perumahan syariah bandung selatan | perumahan syariah bandung barat | perumahan syariah bandung utara | perumahan syariah cimahi |

Kabar Gembira bagi Pemakan Riba

Ada pertanggungjawaban atas setiap rupiah yang ada di tangan kita. Dari mana asalnya, bagaimana mendapatkannya, ke mana pemanfaatannya? Halal atau haramkah? Baik atau tercelakah? Jual beli atau ribakah?

Jika di dalamnya terdapat riba, ada yang perlu kita hayati dari wasiat Nabi berikut ini. Pasalnya, ayat tentang riba diturunkan di akhir kenabian sehingga tak banyak keterangan yang dijelaskan oleh Nabi, meskipun yang sedikit itu sudah sangat mencukupi bagi mereka yang taat dan cinta kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam.

Abdullah bin Mas’ud menyebutkan sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Ibnu Majah, “Riba terdiri dari tujuh puluh tiga macam.”

Dalam riwayat Imam al-Hakim, ada tambahan kalimat yang berbunyi, “Yang paling ringan seperti menikahi ibunya sendiri. Sedangkah sejahat-jahatnya adalah mengganggu kehormatan seorang muslim.”

Innalillahi… Bukankah ini balasan amat terang yang sangat menyakitkan dan menyesakkan dada? Adakah kita sanggup menanggungnya hingga diri lalai dan enggan berlepas diri dari riba’ yang durjana itu?

Sedihnya, di zaman akhir ini, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam sudah sampaikan isyarat; amat sukar untuk berlepas diri dari riba. Jika pun tidak terlibat, maka ia akan terkena debunya (dampaknya).

“Akan datang suatu masa ketika banyak manusia memakan riba,” sabda Nabi sebagaimana diriwayatkan dari Abu Hurairah. Para sahabat bertanya, “Apakah manusia secara keseluruhan, ya Rasulullah?” Jawab Nabi dalam riwayat Imam Ahmad bin Hanbal ini, “Yang tidak memakannya pun akan terkena debunya.”

Tsumma na’udzubillahi min dzalik.

Maka di zaman akhir yang penuh fitnah ini, kebanyakan manusia akan bertindak licik sebagaimana perbuatan Yahudi terlaknat. Pasalnya, ketika Allah Ta’ala mengharamkan lemak kepada orang Yahudi, mereka mengubahnya dengan mencairkannya sebelum menjualnya. Kemudian mereka memakan hasil penjualan terebut.

Begitupun riba. Padahal, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam sebagaimana diriwayatkan dari ‘Ali bin Abi Thalib dan Abdullah bin Mas’ud, beliau berwasiat, “Allah Ta’ala melaknat orang yang memakan riba, yang mewakili transaksi riba, dan orang yang menuliskannya.”

Maka betapa banyaknya manusia yang terjerumus dalam riba, sebab tampilannya amat mengesankan. Padahal, Nabi sudah jauh-jauh mengingatkan, “Sesungguhnya riba, meskipun awalnya banyak, namun akhirnya akan menjadi sedikit.” (Hr. Imam Ahmad bin Hanbal dari Abdullah bin Mas’ud)

Semoga Allah Ta’ala melindungi kita dari jahatnya riba dan mencukupkan diri dengan yang halal, meski jumlahnya belum banyak. Aamiin.

Source : kisahikmah.com

 

*******************************************

___________________________

Mau membantu Memasarkan ( Freelance Marketing )

Freelance-Marketing

Sepenggal Kisah Rasul SAW Menyaksikan Para Pendosa di Akhirat

Ada sepenggal episode menarik berkait dengan perjalanan Rasulullah Saw ketika bermi’raj dari Baitul Maqdis ke Sidratul Muntaha. Ketika berada di langit pertama, Rasulullah Saw dengan didampingi Jibril, menyaksikan perilaku-perilaku unik dari manusia yang selalu mengundang rasa ingin tahu beliau.

Pemandangan perilaku unik yang dilihat pertama kali oleh beliau adalah orang-orang yang memiliki bibir seperti Unta, dan di mulut mereka terdapat potongan api berbentuk batu yang mereka telan lalu keluar lewat dubur mereka, kemudian ditelan lagi dan begitu seterusnya.

Rasulullah Saw bertanya, “Siapakah mereka?” Dijelaskan bahwa mereka adalah para pendosa yang memakan harta anak yatim.

Setelah pemandangan itu berlalu, beliau melihat orang-orang dengan perut membesar, sementara sekawanan Unta gila menginjak-injak perut mereka. Rasulullah Saw pun bertanya, ”Siapakah mereka?” Ternyata mereka adalah pemakan riba. Mereka biasa meminjamkan uang kepada orang lain, tetapi meminta pinjaman itu dikembalikan dalam jumlah yang lebih besar.

Setelah itu, Rasulullah Saw melihat orang-orang yang dihadapan mereka ada dua jenis daging, yang satu empuk dan lezat, sedang yang satu lagi kesat dan busuk. Namun orang-orang itu memakan daging yang busuk.

“Siapakah mereka?” kembali Rasulullah Saw bertanya. Dijelaskan bahwa mereka adalah orang-orang yang mentelantarkan isterinya dan mendekati perempuan lain yang tidak halal baginya.

Sepenggal kisah tersebut menyisakan sebuah pelajaran berharga. Pemandangan yang dilihat Rasulullah Saw tersebut adalah kiasan dari perilaku manusia yang selalu ada dalam panggung kehidupan manusia, termasuk dalam panggung kehidupan saat ini.

Tiga tipe manusia yang dijumpai oleh Rasulullah Saw pada saat Mi’raj tersebut, yaitu pemakan harta anak yatim (harta yang bukan haknya), pemakan riba, dan pezina, adalah tipe manusia yang kita saksikan cukup merebak memenuhi panggung kehidupan manusia saat ini. Baik di kalangan elit penguasa dan pejabat publik ataupun kalangan rakyat biasa. Baik di kehidupan siang ataupun kehidupan malam, dan baik di hotel, di pasar, di tempat hiburan, di perkantoran ataupun di hunian mewah.

Allah Swt memperlihatkan pemandangan tersebut kepada Rasulullah Saw, tentu agar menjadi ibrah dan pelajaran berharga bagi manusia, terutama yang menginginkan keselamatan hidup di dunia dan di akhirat kelak. Sesungguhnya, masa depan mereka sudah jelas yaitu azab yang mengerikan di neraka. Dan sepatutnya kita harus menghindari perilaku-perilaku tersebut.

Ketika pada puncaknya Rasulullah Saw menerima perintah agung, yaitu menunaikan shalat wajib lima waktu, nyata sekali hikmah yang bisa kita petik, yaitu pelaksanaan perintah shalat adalah dalam rangka menghindarkan manusia dari perilaku buruk sebagaimana Allah Swt tunjukkan di langit pertama itu.

***

Memakan harta anak yatim (harta yang diharamkan Allah Swt), sudah menjadi hal yang kasat mata dalam kehidupan manusia saat ini. Padahal Allah Swt telah memproyeksikan kelak mereka akan memakan potongan api berbentuk batu. Potongan api itu akan membakar organ-organ tubuh yang dilaluinya dengan menyisakan sakit yang luar biasa. Meski sakit, potongan api itu kembali dimakannya. Demikian hal ini dilakukan secara berulang sebagai bentuk azab dari Allah Swt.

Memakan riba pun sudah menjadi hal yang realitis dalam kehidupan manusia saat ini. Terlebih jika mengingat bahwa sistem perekonomian dunia masih dikuasai oleh sistem ribawi. Ini adalah bencana besar yang dialami oleh ummat akhir zaman ini, dan semoga kelak sistem perekonomian Islami bisa mendominasi perekonomian dunia yang terbukti rapuh dan cenderung menguntungkan pemilik modal (orang-orang kaya) saja.

Pemakan riba memiliki proyeksi masa depan yang serupa dengan pemakan harta anak yatim, yaitu berada di neraka. Hanya saja, pemakan riba ini akan dibikin buncit perutnya, kemudian diinjak-injak oleh segerombolan Unta gila. Setelah isi perutnya terkuras habis, kembali Allah Swt membuncitkan perutnya dan Unta-unta gila itu makin bernafsu mengeluarkan “harta riba” dari isi perut mereka. Demikian kejadian ini selalu berulang sebagai balasan atas tindakan mereka di dunia.

Perzinahan juga sudah menjadi fenomena kehidupan yang mudah ditemukan di mana saja. Baik di kalangan pelajar, mahasiswa, selebriti, pejabat publik, pekerja kantoran maupun pekerja kasar yang berpenghasilan pas-pasan. Bukan hanya di hotel yang menyediakan layanan “short time”, atau panti pijat yang berkedok membugarkan, atau pojok-pojok hiburan dan pesta dansa, perzinahan juga terjadi di bilik rumah sakit berkedok “melayani pasien”, di bilik hunian pribadi, dan kost-kostan. Bahkan di toilet umum, lift kantor dan bagasi mobil sekalipun hal tersebut dimungkinkan terjadi.

Mereka diproyeksikan sebagai pemakan daging yang kesat dan busuk di neraka. Kita mengetahui bahwa bahwa daging busuk itu mengandung banyak sekali belatung dan bibit penyakit. Setiap orang pasti jijik dan ingin membuangnya. Namun itulah yang menjadi makanan keseharian mereka di neraka kelak. Masya Allah!

Semoga bayang-bayang mengerikan dari azab neraka bagi ketiga tipe manusia itu bisa kita hadirkan setiap waktu, terutama saat-saat kita terpojok oleh sebuah situasi yang tidak menguntungkan, guna menghindarkan kita dari derita yang berkepanjangan. Allah Swt memberikan solusi dengan shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. (QS 29:45).

Waalahua’lamu bishshawaab.

Source : (rizqon_ak@eramuslim.com)

 

*******************************************

___________________________

Mau membantu Memasarkan ( Freelance Marketing )

Freelance-Marketing

HASANAH TOWER APARTEMEN SYARIAH

BAGAIMANA CARANYA BERINVESTASI AMAN DENGAN CARA SYARIAH?

Salah satunya dengan invest property dengan konsep dan cara syariah

Yuk Join bersama kami di HASANAH TOWER,

APARTEMENT SYARIAH DENGAN FLYING MOSQUE PERTAMA DI INDONESIA,

#Tanpa riba,
#Tanpa bunga
#Tanpa sita
#tanpa akad batil
#tanpa denda
#Tanpabichecking
#Tanparibet

Apartement bernuansa islami pertama di SENTUL CITY BOGOR dengan akses mudah, berada di pusat bisnis dan niaga, Dekat dengan tempat wisata keluarga, Dekat dengan pusat pendidikan dan kampus ternama, Dekat dengan 2 Mesjid Besar yg merupakan pusat kegiatan islami.

Fasilitas lengkap dengan nuansa islami, Flying Mosque dan Kolam renang yg terpisah antara Ikhwan dan akhwat

Amankan segera Unit anda, karena ini peluang yang bagus untuk anda yg ingin invest property, Baik untuk jadi tempat hunian ataupun apartement sewaan.

 

 

*******************************************

bisa di klik jika minat listing kami

————————————————————————————

Mau menjadi Agen exclusive Safpro Syariah?
silahkan klik

1 2 3 4 5 6